Jumat, 7 Agustus 2026

Terbit : Jum, 07 Agustus 2026

Sikap Seorang Muslim Dalam Menyikapi Kenaikan Harga

Oleh : Muhamad Toshio khutbah Jum'at
Sikap Seorang Muslim Dalam Menyikapi Kenaikan Harga

Pemateri : Ustadz Aris, M.Pd

Khutbah ini memberikan panduan syariat bagi seorang Muslim dalam menghadapi fenomena kenaikan harga barang dan gejolak ekonomi. Khotib menekankan bahwa kecintaan kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam harus diwujudkan dengan menjadikan beliau sebagai teladan utama dalam setiap kondisi kehidupan, termasuk saat menghadapi masa-masa sulit.

Berikut adalah pilar utama khutbah tersebut:

* Hakikat Takwa dan Keteladanan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam

* Makna Takwa: Mengutip Ali bin Abi Thalib radhiyallahu anhu, takwa mencakup rasa takut kepada Allah Ta’ala, beramal sesuai dalil, merasa cukup dengan rezeki yang sedikit (qana’ah), dan mempersiapkan bekal akhirat.

* Teladan dalam Ujian: Berdasarkan Surah Al-Ahzab ayat 21, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam adalah teladan terbaik dalam kesabaran dan ketabahan saat menghadapi situasi genting.

* Sikap Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam saat Terjadi Kenaikan Harga

* Allah sebagai Penentu Rezeki: Ketika para sahabat meminta Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam untuk menetapkan harga pasar yang melonjak, beliau menolak dan menegaskan bahwa Allah Ta’ala adalah Al-Musai’ir (Zat yang menetapkan harga), Al-Qabidh, Al-Basit, dan Ar-Razzaq.

* Memperbanyak Doa: Dalam riwayat Abu Hurairah radhiyallahu anhu, ketika diminta mematok harga, Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam memilih untuk berdoa memohon kelapangan kepada Allah Ta’ala.

* Tiga Sikap Utama Muslim Menghadapi Kenaikan Harga :

* Memperbanyak Doa dan Memohon Kecukupan: Meyakini bahwa Allah Ta’ala yang memberi rezeki saat harga murah adalah Zat yang sama yang memberi rezeki saat harga mahal (pesan Abu Hazim). Tugas hamba adalah berdoa meminta kecukupan rezeki yang halal.

* Memperbanyak Istighfar dan Taubat: Berdasarkan Surah Nuh ayat 10-12, istighfar menjadi kunci turunnya keberkahan dan rezeki. Para ulama salaf berpesan untuk menurunkan kenaikan harga dengan istighfar, karena ujian dan penyempitan rezeki sering kali disebabkan oleh dosa-dosa hamba.

* Meningkatkan Iman dan Ketakwaan: Merujuk Surah Al-A’raf ayat 96 dan Surah Thaha ayat 132, ketakwaan dan ketegakan salat akan membuka pintu keberkahan dari langit dan bumi. Kewajiban hamba adalah beribadah sebagaimana diperintahkan, sedangkan jaminan rezeki adalah urusan Allah Ta’ala.

Penutup:

Kenaikan harga barang hendaknya tidak membuat seorang Muslim panik atau berprasangka buruk. Dengan melazimkan doa, memohon ampunan atas dosa, serta memperkuat ketaatan dan ibadah, Allah Ta’ala berjanji akan mencukupi kebutuhan hamba-Nya dari arah yang tidak disangka-sangka.

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Masjid Urwah Al-Bariqi Cimandala
Galleria Vivo Mall Lt. UG Jl. Raya Jakarta-Bogor No.Km. 50, Cimandala, Kec. Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16710
  • Donasi untuk masjid dapat disalurkan ke Rekening BSI 7355994389 a.n Masjid Urwah Al-Bariqi